<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225</id><updated>2011-08-01T10:34:48.202-07:00</updated><category term='Sampah otak'/><category term='remembrall'/><category term='Sesuatu tentang P'/><title type='text'>welcome to GREYZONE</title><subtitle type='html'>tempat dimana kebebasan akan dipertahankan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-2215797722772220657</id><published>2011-03-10T17:32:00.000-08:00</published><updated>2011-03-10T17:33:25.993-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>tahap uji mental</title><content type='html'>Just wanna say, lo saat ini adalah pembentukan lo di masa-masa sebelumnya. Hngh, iya-iya, semua orang bego juga tau pernyataan itu. tapi yang lagi iseng pengen gw bahas sekarang itu, kenapa pernyataan itu dimaklumin sama sejuta satu manusia berlubang hidung ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lumayan mendasar itu, jelas masa-masa SD, bukan TK. Satu, ga semua orang ikut TK. Dua, waktu TK, rata-rata pemikiran picik dan brengsek belum terbentuk dalam otak anak kecil yang lagi heboh-hebohnya mau main dan senang-senang. Yang horror itu pas SD, pas anak-anak bocah itu nerima apa yang dia dapet lurus-lurus tanpa pengolahan lebih lanjut. Si kaum picik dan penindas juga superior, lagi heboh-hebohnya nikmatin ‘bakat’ barunya ini, yang jelas butuh korban. Kaum ini, nerima informasi negatif apapun buat nyari-nyari hal yang beda dan bisa dicela dan lain-lain, bahkan kadang pengaruhnya dia dapat dari orang tuanya buat ngelakuin aksi tindasnya ke kaum yang kedua, yang tertindas. Yang entah punya dosa apa tapi selalu aja jadi sasaran empuk si kaum pertama. Berkat rutinitas macam ini, psikologis si kaum kedua mulai kebentuk ke arah negatif. Yang lemah, bakal ngutuk dirinya sendiri karena beda—fisik atau kebiasaan atau apapun—dari kebanyakan orang lainnya. Yang lainnya dan hampir sama-sama ga bisa ngelawan, bakal mupuk rasa sakit hatinya dan jadi dendam sama tipikal si kaum pertama. Bukan ga mungkin nantinya bakal jadi orang-orang yang sinis plus sarkas sama yang namanya kehidupan. Dan ga banyak yang bisa lewatin fase ini dengan bebas hambatan, tanpa harus jadi kaum satu ataupun dua. Ga banyak—kecuali lo si kaum ketiga yang tutup mata dan gamau peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na’ah, setelah pembentukan pola pikir seorang anak mulai bekerja di tahap enam tahun pertama masa pendidikan formalnya, berikutnya, akan masuk ke tahap yang ga kalah bahayanya, yaitu masa-masa SMP. Kenapa? Jelas, karena masa-masa ini—kek yang udah dibilang kebanyakan orang, adalah tahap pencarian jati diri. Mau kek apa lo ke depannya, masa SMP bisa banget jadi tolak ukurnya. Meskipun lo udah lolos dari tahap SD, bukan berarti lo bisa aman-aman aja ngelewatin tahap yang satu ini. Lingkup pertemenan belum ambil peranan terlalu besar, kalau menurut gw. Yang bahaya itu adalah pencintraan dari lingkungan dimana lo berada, yang dipenuhi sama orang yang lagi berlomba mencoba segala macam hal baru, termasuk obat-obatan. Dan hei, remaja labil yang belum punya pegangan kuat trus haru kena hal macam itu? Ya wassalam aja, sana. Itu satu. Dan jangan lupakan pemikiran yang mulai kritis akan ini itu. Salah temen diskusi dan punya pandangan yang jauh dari kata objektif, dan kesubjektifannya bisa nyesatin lo ya sama aja wassalam. Kritis dan idealis tanpa punya dasar yang masuk akal itu, payah, asal tau aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut ke masa SMA. Masa di mana kepribadianlo benar-benar dapat ujian Maha Dahsyat. Dan percaya, itu bukan hiperbol atau sejenisnya. IMO, di masa ini, siapa temen deketlo bener-bener bakal nentuin mau jadi kek gimana lo ke depannya. Dan temen deket yang gw maksud di sini, bukan sekedar orang-orang yang ngabisin lebih dari setengah hari nemeninlo. Bukan, bukan cuma itu. bukan juga temen dari organisasi keagamaan macam rohis dll itu. meski lo dicekokin kebaikan 24jam dari mereka tanpa ada secuil rasa respeklo ke orang-orang itu, jadi anak rohis bukan jaminan lo bakal jadi marbot di kemudian hari, dudz (eh?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen yang gw maksud dalam tahap ini adalah temen-temen yang bisa lo terima keberadaannya dengan penuh rasa respek, dan lo persilakan dengan atau tanpa rasa ikhlas, masuk ke kehidupanlo lebih jauh dari kebanyakan orang lainnya. Mereka, orang-orang yang bener-bener bisa mempengaruhi cara pandanglo akan banyak hal, termasuk kehidupan. Mereka, yang bisa nepis dan ngobatin trauma atau kekecewaan masa lalu lo akan tahap sembilan tahun sebelumnya dengan pandangannya yang seharusnya masuk akal dan punya dasar yang sangat bagus. Tapi, bukan berarti mereka ini mentor atau juru selamat, ya. Titlenya emang beneran Cuma temen, sumpah, habis perkara. Kalau lo bisa dapetin yang kek gini, maka bersyukurlah. Selamatlah lo dari hal-hal negative yang ga harus lo cerna dan lo aminin banyak-banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jadi masalah itu adalah, saat lo dapet temennya yang malah memupuk rasa sinis dan sarkaslo akan dunia dan elemen-elemennya. Yang merawat luka masa lalu dengan sangat baik hingga si luka tetap jadi kek luka baru yang ga akan pernah sembuh. Yang nanemin di otaklo kalau luka itu bakal nguatinlo di suatu saat nanti, supaya bisa selalu ngingetinlo akan kebrengsekan orang-orang ke lo. Mereka, kaum nyeremin, IMO. Sepintas ngebuatlo kuat dan bisa mengangkangi dunia, ngebuatlo superior dan apa yang ga masuk dalam lingkaranlo cuma sampah ga ada arti. Tapi nyatanya? Entah kenapa gw merasa kasihan. Kaum yang kek gitu beneran bikin sedih. Tau lah, di tempat kita berpijak saat ini emang udah kotor ga karuan. Kalau justru hal itu yang jadi fokus, ya sama aja lo buang-buang masa hiduplo—buat merutuk, menyerapah dan hal lainnya yang sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berlanjut ke masa kuliah atau pasca SMA. Di masa ini, mungkin pembentukan pribadi udah habis masanya. Di sini, mungkin, lebih ke fase pengujian. Semua apa-apa yang lo dapet di masa 12th sebelumnya akan diuji di fase ini. Akan jadi orang kek apa lo di masyarakat nantinya, semua bergantung lonya sendiri, pada akhirnya. dan sense pemilihan temenlo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: apa-apa yang telah tertulis jelas Cuma IMO. Gw bukan anak psikologi dan sejenisnya yang bisa bikin tulisan berdasarkan teori ini itu tanpa diselipkan kesubjektifitasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-2215797722772220657?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/2215797722772220657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=2215797722772220657' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2215797722772220657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2215797722772220657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2011/03/tahap-uji-mental.html' title='tahap uji mental'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-5811796624353751780</id><published>2010-05-22T12:26:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T12:27:59.801-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Wonders</title><content type='html'>Pernah—dulu—gw pasang status, kurang lebih isinya itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;color=grey&gt;“Seandainya gw temenan sama genk cewek lenje bin menye-menye, pasti gw akan diajarkan untuk menelaah sesuatu sedalam mungkin, ga akan diharuskan untuk menjabarkan pertimbangan dari a-z hanya untuk suatu hal—and so on…”&lt;/color&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. bukan ingin menyesali bentuk pertemanan yang gw dapet selama ini, jujur aja. Gw bersyukur, malahan. Berkat kenal mereka gw diajarin banyak hal, terutama tentang kebebasan dalam pembawaan diri plus sikap menghargai perasaan orang lain (walau yang terakhir itu ga dijabarkan secara langsung). Banyak, terlalu banyak pelajaran tentang kehidupan yang udah kami telaah bareng-bareng dan berujung jadi bahan renungan yang berlanjut pada tahap introspeksi diri. Dengan begitu, otomatis pendewasaan diri bukanlah hal yang bisa dielakkan lagi dengan cara pertemanan yang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, justru karena prinsip terselubung untuk selalu menelaah segala sesuatu, baik-buruknya—sekilas pandang, gw ngerasa kehidupan gw jadi ribet sekaligus rumit. Biasanya, saat orang dizhalimi, yang normal dan punya emosi yang wajar, pasti akan segera melakukan pembalasan atau sejenisnya—lain soal untuk mereka yang emang ga berani ngasih perlawanan. Untuk kasus gw, berhubung gw dapet contoh untuk menghadapinya dengan sabar dan super kalem, mau ga mau gw juga jadi kebawa (untuk beberapa hal aja sih). Saat ada oknum brengsek yang menginjak-injak hak dan sesuatu yang cukup gw junjung tinggi, gw berusaha buat tetep kalem plus berlaku santai. Dalam tahap itu, gw ga Cuma terima pasrah tapi malah nyelidikin alasan serta motif si oknum ngelakuin itu ke gw yang berujung pada kesimpulan, si oknum cuma entitas konyol yang lagi cari perhatian dengan cara yang mengenaskan supaya dia bisa tersorot orang lain. Biarkan dia tertawa dengan leluasa, gw sudah belajar untuk menunggu saat dimana gw akan menertawakannya sekian kali lipat lebih brengsek dari apa yang dia kasih keg w saat si perkara sudah mendekati ending dan menguak siapa yang benar siapa yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beralih ke kasus lain (masih dalam lingkup yang sama), mendukung pernyataan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;color=grey&gt;“Lo mah jangan harap dapet dukungan kalau temenan sama gw! Lo salah ya gw caci, lo bener ya gw maki. Jadi intinya, temenan sama gw itu lo cuma akan dapet caci maki.”&lt;/color&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Get the point? Mereka itu brengsek! Luar dalem!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kata yang bersangkutan sih, itu buat tes ketahanan mental, sejauh apa lo bisa bertahan dengan argumenlo, bener atau salah, dengan semua caci maki yang terarah secara beruntun dan menyesakkan ke arahlo.  Soal hasil akhir, itu kembali lagi ke yang punya masalah. Dengan cara di atas, mereka itu udah memberikan segala pandangannya akan persoalan yang lagi lo hadapin—secara keseluruhan tanpa ada yang ditutupin. Ga akan ada dalih yang dibenarkan apapun alasannya kalau itu sumbernya berasal dari ketololanlo sendiri. Mau seterpuruk apapun keadaanlo karena diserang pacar dan selingkuhanlo, jangan harap akan dapet dukungan di situasi macam ini. Udah tau selingkuh salah, lo malah selingkuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kan? Dapet gambaran, kan, betapa brengseknya punya temen macam itu? padahal di lingkup pertemanan lain, kategori teman yang baik itu yang bisa menjadi sokongan saat kita lagi terpuruk dan sejenisnya, bukan malah ngasih tambahan tamparan di pipi yang baru aja di sengat lebah—kan perih gila. Sesalah apapun kesalahan yang lo lakuin, hal pertama yang pasti dilakuin temenlo kan harusnya ngangkat mental lo supaya balik ke normal lagi supaya lo bisa jadi lebah tegar. Habis itu baru deh lo dikasih shock therapy perlahan-lahan kalau lo tuh emang buat salah. Bukannya diketawain gila-gilaan dan malah jatuhin mentallo jadi sekian ratus meter di bawah permukaan laut saat lo ngejabarin suatu masalah yang emang akarnya itu ketololanlo dengan bumbu-bumbu tolol lainnya yang melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sial, ya? =))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bentar, ini belum selesai, Kawan. Ada perkara lain yang masuk cakupan pembahasan panjang lebar kami dan menjadi topic cukup berat dan krusial. Simple, karena ini masalah hati. Dan kalau udah ngebahas yang satu ini, pembahasan bisa jadi alot ga karuan karena si juru bicara kesulitan untuk dapat  mewakili dua pihak, si rasa dan si logika. Entah faktor masalah hati kami yang hobi banget dihinggapi kata ngenes atau cara kami yang terlalu riweh ngadepinnya. Masalahnya, ini ga kejadian sekali ke satu individu aja. Tapi, nyaris semuanya dah ngalamin perkara brengsek macam ini. Ada aja hal yang membuat kami harus diam di tempat sebesar apapun rasa mendominasi. Tiap kali kami coba untuk menjabarkan si baik dan buruk, di kesempatan yang sama pula si buruk selalu memenangkan perannya. Kalau udah kaya gitu, siapa yang mau disalahin? Perasaan? Atau malah keadaan, hm?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bingung? Gw kasih salah satu-dua contoh kasus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kecil, lo suka sama orang yang udah punya pasangan. Belum nikah, emang. Tapi tetep aja ga etis buat lo gerak pada situasi kek gitu, kan? Terlebih lagi saat orang yang lo suka itu pernah ngelakuin ons yang berakibat ga baik. Ngerti kan kenapa ga mungkin ada pergerakan ke arah positif di situasi macam ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain? Ga ada deh.. bahaya kalau ada oknum terlalu peka yang baca ini tulisan. Gw bisa dibilang jabarin cerita terpendam kerabat-kerabat gw secara gambling ke khalayak ramai. Wahaha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTT..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perkara di atas, kami pernah menyimpulkan: seandainya di lingkup pertemanan yang lain, kemungkinan besar ga akan ada perkara kek gitu. Yah, walaupun kasusnya akan lebih ringan sih. Kek misalnya, saat lo lagi suka sama seseorang, pasti temen-temenlo akan ngelakuin segala cara buat bantuinlo dapetin orang yang lo suka itu. yeah, walau tahap awal, pencaritahuan tetap dilakukan—tapi ga ada pembedahan sifat, ego serta perangainya secara mendatail kan? Baik-buruknya kalau lo jalan sama dia ke depannya nanti? Langkah apa yang pantas dan ga pantes buat lo tempuh demi mencapai tujuanlo buat dapetin tuh orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ gw mikir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;italic&gt;Karena pembedahaan mendetail yang berlangsung cukup makan waktu ini kah yang membuat kami jadi kebanyakan mikir dan kehenti langkah karena terlalu mikirin kondisi sekitar serta efeknya ke orang banyak?&lt;/italic&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau malah—dengan keadaaan gw sama oknum-oknum itu yang kek gini—gw jadi mikir:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;italic&gt;Kok orang bisa ya jadian segampang itu? Baru kenal sekian waktu trus tiba-tiba udah jadian aja gitu. Itu beneran ada rasa yang kuat atau hanya sekedar perasan suka atau malah, ‘keknya seru kalau gw pacaran sama dia’. Gitu aja?&lt;/italic&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemanan gw emang anomali. Sering bikin gw heran dan berandai-andai, kalau ga temenan sama mereka, mungkin gw udah pacaran kali, ya? Ahaha..kiddin’. Nyatanya gw tau siapa gw. Jamin efeknya akan lebih parah dari sekarang kalau gw ga temenan sama mereka mengingat julukan ‘kepel’ yang tertuju keg w berkat ketertutupan gw yang senirwana soal perasaan ditambah gengsi ga yang ga kalah melangitnya. Dan jangan lupa aspek lainnya—mungkin gw akan jadi oknum super egois mengenaskan yang paling terpuruk kalau ga kenal sama mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-5811796624353751780?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/5811796624353751780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=5811796624353751780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5811796624353751780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5811796624353751780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2010/05/wonders.html' title='Wonders'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-5289885119427050843</id><published>2010-05-05T11:16:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T11:21:29.007-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>anda mau frontal? saya beri paket lengkap</title><content type='html'>Padahal udah dari tahun lalu gw mendoktrin diri untuk berdamai dengan ego, memperbaiki hubungan yang sudah terlampau renggang dengan mereka yang bertitle keluarga. Yeap, tadinya—niatnya sih begitu—gw bersedia untuk menekan ego dan menyingkirkan beberapa hal lain dan mencoba untuk menomorsatukan mereka. Tapi toh, pas gw dah melunakkan kekerasan hati gw, dengan satu kejadian cemeh, penawaran perdamaian dari gw ditolak mentah-mentah sama orang yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cih cih cih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi gini, ceritanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah dari kapan tau, gw dan dia yang berkuasa sudah menetapkan jadwal yang disepakati oleh dua pihak: gw bakal pulang ke rumah (gw ngekost deket kampus, fyi) hari kamis, kalau pas hari jumatnya gw dapet izin buat keluar rumah dari pagi buat ikut rapat alumni di SMA, nginep di rumah temen dan baru pulang sabtu sore. TADInya, yang bersangkutan udah sepakat dan ngasih izin keg w plus ngebaik2in gw dengan iming2 akan ngebawain makanan. Yeah, dengan berat hati, gw yang super males ngejejak apa yang disebut rumah itu kalau ga gara2 abis duit dan emang harus banget buat pulang &lt;s&gt;kandang&lt;/s&gt; akhirnya ‘pulang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kek biasa dah tuh kalau udah sampe rumah, gw datar dan super datar dan stuck online plus ngeringkuk di kamar—karena menciptakan dialog adalah satu perkara super konyol karena bahan obrolan gw itu sama sekali ga akan pernah bisa diterima sama si &lt;i&gt;receiver&lt;/i&gt;. Tapi yah, gw coba sok riang lah, demi menjaga aura baik di tempat itu. Sampai pada keesokan harinya pas gw mau berangkat ke tempat tujuan gw di Jakarta (gw di cibinong, fyi lagi) dan mengikuti rapat alumni itu, tiba terlontar sebuah protes: ga usah bawa laptop, cari bahaya aja! Awalnya sih gw debat karena larangannya ga make sense—lagian tujuan gw Cuma mau benerin aplikasi juga gitu—tapi gw ngalah selama sekian waktu adu nada tinggi sambil nekuk muka. Dan hasilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GW TETEP DISINISIN, MEN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HWEW! GREAT, MOM…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rusaklah segala macam mood gw saat itu. janji buat ngewakilin matan kelas tercinta saat SMA batal. Janji buat nginep di rumah temen yang bisa ngebuat gw bener2 ngerasa hidup di dunia batal! Janji ketemu sama satu orang Bandung yang lagi main ke Jakarta juga batal. Segala macam hal itu, yang udah gw rencanakan dengan sistematis dan super indah dan bisa nge-charge ‘cahaya kehidupan’ gw lagi luluh lantak berkat dia yang berkuasa itu. AHAHAHA…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, perang dingin lah gw sama yang bersangkutan. Gw ngeringkuk seharian di kamar dang a keluar sama sekali, ga ngapa2in—bahkan untuk makan dan minum sekalipun. Gw terpuruk, pundung dan segala macamnya saat itu. konyol? Emang. Toh efek dari ga nyentuh apa2 itu ngebuat gw jadi sakit beneran. Tapi gw ga peduli. Gw ogah berhadapan dengan dia yang berkuasa itu. jengah atau apalah itu namanya. Kurang ajar? Durhaka? Terserah mau ngasih cap apapun ke gw. Yang jelas, sekali gw dikekang dengan alasan dangkal macam laptop yang ga jelas itu, gw ga akan ngasih kesepatan untuk kali kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf. Tapi gw ga suka dirantai, apapun alasannya. Mind set gw udah diatur untuk membangkang dari segala hal yang ngerangkengin gw. Dan sejak moment bersejarah itu, ga akan ada niat perdamaian lagi. Cih, maksud baik gw dimentahin dengan seenaknya kek gitu, kenapa harus ada kali kedua buat ngerusak diri sendiri dengan jadi orang terpuruk? Maka dari itu, jangan heran kalau gw akan menjari semilyar alasan untuk pulang pada waktunya sesuai kehendak dia yang berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Yeap, bohong dan ngelawan dia yang berkuasa kan sama-sama dosa. Tapi efeknya beda, dan keuntungan yang dihasilkan juga beda. Seandainya gw bicara apa adanya dan usaha untuk dapet izin keluar dengan resmi, yang ada bakal ada tarik urat dan adu tinggi nada bicara. Belum lagi resiko ga dapet izinnya yang berefek pada merutuk serta memaki plus bersungut-sungut dalam waktu lama, ditambah dengan kejiwaan gw yang pasti bakal keusik karena jadi emo super mengenaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan opsi satu lagi yaitu berbohong—WAIT! Gw ga bohong ding, Cuma modifikasi kata aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Misal:&lt;br /&gt;Dia Yang Berkuasa: besok pulang?&lt;br /&gt;Gw: nggak.&lt;br /&gt;DYB: kenapa?&lt;br /&gt;Gw: ada acara kampus &lt;s&gt;gatau kampusnya siapa yang ngadain acara&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;DYB: emangnya ada yang nginep di kost?&lt;br /&gt;Gw: ada lah&lt;br /&gt;DYB: rame? Berapa orang?&lt;br /&gt;Gw: iya, banyak&lt;br /&gt;DYB: berapa?&lt;br /&gt;Gw: 3-4 orang&lt;br /&gt;DYB: bener?&lt;br /&gt;Gw: iya &lt;s&gt;kalau hari biasa. wakakak&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;^ Tuh, macam itu. gw ga bohong kan? Toh teknik modifikasi kata serta maksud itu juga gw pelajarin dari anak rohis pas SMA. Wahaha! Btt! Intinya, dengan cara atau opsi yang kedua, kami sama-sama senang dan ga ada acara saling tarik urat, kesel sama satu sama lain, adu nada tinggi, jengkel dll… semua bahagia~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-5289885119427050843?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/5289885119427050843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=5289885119427050843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5289885119427050843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5289885119427050843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2010/05/anda-mau-frontal-saya-beri-paket.html' title='anda mau frontal? saya beri paket lengkap'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-1370236766874156830</id><published>2010-04-15T03:27:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T03:28:32.136-07:00</updated><title type='text'>Kenapa Harus Ada Alasan?</title><content type='html'>Sekian puluh menit yang lalu, gw baru aja nemuin seseorang di salah satu fakultas di UI. Yang akar pertemuannya Cuma dari chit-chat absurd di Y!M—yang membawa gw melangkahkan kaki buat nemuin yang bersangkutan. Sampai sana, basa-basi lah seperti biasa selama beberapa lama hingga pembicaraan yang lumayan berbobot daripada sekedar say Hi sebelumnya. Dan pada satu topik, gw dibuat diam sama yang bersangkutan karena pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gw heran. Kok lo masih mau temenan sama dia sih?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw ga jawab. Gw cuma senyum bego aja kek biasanya. Untungnya, dia ga pernah nuntut jawaban, meski dia sempet geleng-geleng agak ngeremehin keputusan gw itu. Gw tetap berkeras untuk ga jawab sampe kami pisah pada akhirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata, efek dari pernyataan tadi ga berakhir sampe pisahnya gw sama orang itu. di jalan gw masih terus mikirin tuh perkara. Dan imbasnya gw jadi menyangkutpautkan pertanyaan tadi sama si oknum yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang gw sendiri gatau mau nyebut hubungan gw sama dia itu apa. Teman? Sebut saja begitu—kalau dipandang dari sudut awam yang sambil lalu. Nyatanya, hubungan ‘kami’ ga sesimple hubungan pertemanan biasa, dari sudut pandang gw pada khususnya. Ada rasa segan yang terlalu besar dari gw ke orang itu. Segan kalau sampai gw sedikit aja berbuat atau berkata salah dan ujung-ujungnya ngebuat dia tersinggung. Gw gamau kejadian kek gitu, jujur aja. Karena gw tertarik sama dia, gw mau tau lebih banyak soal dia. Dalam artian serta alasan entah apa, gw juga ga paham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya mungkin: gw mau tetap menjaga hubungan baik sama yang bersangkutan supaya bisa tau dia lebih jauh lagi. Dan karenanya, gw menjadi teramat berhati-hati dalam bersikap ke yang bersangkuatn untuk bisa ada di zona yang bisa dia terima. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pura-pura dangan ga jadi diri sendiri? Entah. Mungkin hanya terlalu menahan diri, bukannya bersikap munafik. Untuk apa? Sebagian hal mungkin dah terjabar sebelumnya. Tapi pada dasarnya, ada hal lain yang ngebuat gw terlalu menjaga sikap sama yang bersangkutan. Mungkin, ini juga jawaban yang sama saat gw ditanya kenapa gw masih mau temenan sama seseorang yang sempat kami bahas tadi. Sederhana aja, gw sayang sama dua oknum itu. Ga ada alasan lain. Yap, ga ada. Lagian, emangnya harus ada alasan ya buat bisa temenan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-1370236766874156830?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/1370236766874156830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=1370236766874156830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/1370236766874156830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/1370236766874156830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2010/04/kenapa-harus-ada-alasan.html' title='Kenapa Harus Ada Alasan?'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-4165552350931098719</id><published>2010-04-11T08:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T08:59:17.312-07:00</updated><title type='text'>Tentang Dia</title><content type='html'>Aku tak merasa kalah dalam penantian ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya merasa lelah yang teramat sangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengurung hatiku dalam cinta yang tak pernah terjawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku seperti sesusuk duri yang tak pernah kusadari seberapa dalam meninggalkan luka perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati sakitnya sampai tak terasa lagi luka telah mengalirkan darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu dalamnya luka menghujam hingga tak bisa kubedakan lagi mana tangis, mana tawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua-duanya telah jadi satu dalam butiran nelangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbata dalam kata,tertatih dalam jejaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tersia-sia tanpa rekah bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku memang belum kalah, tapi yang pasti aku mulai lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawaku pergi menjauh dari hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan tapi pasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertahan tapi tak punya daya aku tuk kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin telah pergi, tapi aku tak pernah berlari darimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*beneran ngutip dari tentang dia loh =))=))&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-4165552350931098719?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/4165552350931098719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=4165552350931098719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/4165552350931098719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/4165552350931098719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2010/04/tentang-dia.html' title='Tentang Dia'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-6494676073199128991</id><published>2009-08-23T12:59:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T13:00:58.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Anger Management</title><content type='html'>Wah wah! Untuk yang kesekian kali, ada moment yang menggelitik gw untuk ngamuk. Err.. Masalah cukup sepele, seharusnya. Oknum-oknum itu sedang khilaf akan satu hal pokok yang cukup fatal, mereka lupa esensi kesenangan yang seharusnya menjadi tujuan karena teknis yang memancing mereka untuk bersikap mengandalkan emosi. Gw punya andil dalam kesialan teknis mereka--sedikit banyak. Dan gw nggak berkilah untuk membela diri dengan embel2 seharusnya &lt;i&gt;begini-begitu&lt;/i&gt;. Tak! Walau gw punya celah untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah dari jaman jebot, gw selalu nekanin buat nikmatin permainan tanpa melibatkan emosi, apapun alasannya, sekalipun teknisnya emang lagi super mengenaskan. Ditambah hasil akhir yang bikin gw mingkem, tertohok plus ngerasa bersalah di saat yang bersamaan. Iya, gw ngerasa super miris akan hal tersebut. Dan seperti yang telah gw jabarkan sebelumnya, mereka berhak marah ke gw karena gw cukup punya andil--dan gw tetap berusaha untuk tidak membela diri, mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, gw juga punya alasan buat ngamuk ke orang-orang itu. Jujur, gw kecewa. Gw nangkap ego kekanakan dari masing-masing individu itu--yang berusaha mencari objek untuk disalahkan karena emosi yang menguasai mereka. Bahkan alasan mereka ngamuk ke gw aja terbilang nggak logis mengingat gw sempet ngasih peringatan tepat di saat gw ngasih sesuatu yang menjadi permasalahan pada akhirnya (euh, gw ngebela diri juga kan tuh =="). Dan untuk oknum satu lagi yang kena dampak dengan alasan yang juga kurang logis, gw beneran bingung nanggepinnya. Lagi, mereka terlalu serius sampe kebawa emosi gitu. Nggak salah emang, keberadaan si ambisi itu. Tapi kalau yang dikorbankan itu hubungan baik yang udah terjalin dengan tidak mudah? Maaf, gw akan mengurangi respek. Terlalu santai dan nggak punya jiwa berkompetisi? Kalau ujung2nya gw khilaf dan malah ngerusak hubungan yang udah gw bina, maaf lagi, gw nggak minat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hags! Meracau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal beberapa oknum itu ada yang lebih tua dan lebih ngerti permasalahan dari gw. Tapi, nggak tau kenapa, tanpa sadar, gw selalu ada di posisi yang harus ngasih pengertian, bukan yang dimengerti. Harus ngadepin segalanya sesabar mungkin dengan penjabaran sehalus mungkin. Tsk! Lucu yah. Gw yang super emosional yang amat panasan ini malah dituntut--secara nggak langsung--untuk menjadi penengah yang berkepala dingin dan wajib mengesampingkan ego sejauh mungkin. Secara nggak langsung, malah ngebuat gw enggan untuk mengingatkan mereka--cari aman daripada di&lt;i&gt;judge&lt;/i&gt; sok tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu berlebihan, eh? Bodo amat. Dan gw nggak peduli kalau ada oknum yang sial mampir dan malah salah paham. Serius, gw nggak peduli. Gw capek, tahu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-6494676073199128991?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/6494676073199128991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=6494676073199128991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/6494676073199128991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/6494676073199128991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/08/anger-management.html' title='Anger Management'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-2645428916092356118</id><published>2009-07-30T20:37:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T20:39:07.140-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Jarak</title><content type='html'>Gw benci akut sama kata2 itu. Bangsat! Sungguh. Gw tau, paham, ngerti--kalau emang udah temenan banget2, mau dari ujung ke ujung, ikatan batin serta emosinya nggak akan rusak atau bahkan berkurang. Dan gw juga sadar, jarak gw sama orang2 itu cuma sebatas nyeberang kabupaten Bogor-Jakarta, Cibinong-jakarta, empat jam perjalan pulang pergi. Deket dan nggak terlalu jadi permasalahan sebenarnya--kalau nggak melihat faktor-faktor pendukung lain macam; izin, waktu, ongkos serta tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, empat hal itu sesuatu yang amat sangat bikin gw pengen senyum-super-malaikat saat ini. Untuk ngedapetin izin, gw harus adu urat puluhan menit dengan kontraksi otot berlebih karena raut wajah gw yang berubah jauh dari kesan ramah. Setelah peperangan &lt;i&gt;singkat&lt;/i&gt; itu, baru gw bisa dapet izin tapi dengan batas waktu yang nggak rasional. Daerah baru, katanya. Jadi harus tau diri sama waktu, tambahnya. Persetan! Gumam gw! Bangsat! Emangnya gw bocah tujuh tahun yang naik angkot masih harus ditemenin? Setau gw, gw dah punya KTP. Dan kalau otak gw masih fungsi dengan benar, sesuai perhitungan, gw udah ngelewatin umur 17th, bukan bocah tk yang ke mana-mana masih harus diribetin. Dengan jarak ke pusat kegiatan gw yang rata2 lebih dari 2jam perjalan PP dan waktu yang dikasih terlalu rasional itu, kurang apa lagi untuk membuat gw semakin bahagia dengan tebar2 senyuman, sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut ke ongkos dan tenaga. Err.. Idiot tak berotak kalau gw bandingin sama beberapa bulan lalu yang jalan kaki masih merupakan opsi waras untuk dilakukan saat gw mau main ke tempat2 di sekitar rumah yang bisa gw capai dengan hitungan menit. Sekarang, bahkan untuk mencapai spot macam kampus yang nggak penting2 amat aja, gw harus mengeluarkan ongkos 14rb PP, dan lebih dari 20rb untuk bisa main ke Jakarta. Dan semuanya butuh waktu lebih dari satu jam. Dan seinget gw, gw masih manusia yang punya batas tenaga. Iya, gw capek! Gw capek tarik urat buat dapet izin. Gw capek ngelakuin perjalan berjam-jam, sekali pun kesenengan yang gw dapet pas lagi kumpul tak bisa diganti sama apapun, fisik gw lelah menyusul batin yang udah muak terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena faktor apa yang punya andil paling besar itu, gw bahagia bangsat2an, terkungkung berjam2 di tempat bernama rumah yang entah sejak kapan alih fungsi jadi kandang. Ada saatnya, semuak apapun gw dengan keterasingan saat ini, gw lelah untuk tarik urat--numpuk dosa--supaya bisa ngelepas kepenatan gila2an gw. Ngebuat gw pengen nyerah, pasrah untuk ninggalin semua hal yang pernah gw 'raih' selama gw masih di Jakarta, berusaha untuk menyingkir perlahan dan mengikhlaskan mereka semua melupakan eksistensi macam gw. Menyuges diri bahwa hidup gw di tempat itu selama 18th 10bulan adalah suatu hal yang nggak usah gw ungkit atau usik lagi--biar jadi kenangan yang cukup berharga aja, tanpa bisa diulang atau pun dipertahankan. Yeah, nggak beda jauh lah sama omongan seseorang, "di mana bumi dipijak, di situ langit dijinjing." Berhubung pijakannya dah beda tempat, apa yang bisa gw lakuin, sementara gw udah lelah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebay? Persetan! Anggap aja gw lagi gila atau tolol. Terserah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, sendirian itu nggak enak, Kawan. Cuma ngebuat sisi buruk nan brengsek gw bertahun-tahun lalu itu bangkit lagi :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-2645428916092356118?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/2645428916092356118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=2645428916092356118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2645428916092356118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2645428916092356118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/07/jarak.html' title='Jarak'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-7394042134372913509</id><published>2009-07-14T00:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T01:26:31.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remembrall'/><title type='text'>old house</title><content type='html'>ihiy.. setelah sekian waktu, akhirnya gw nyempetin buat majang spot2 berharga dari mantan rumah kontrakan gw yang &lt;i&gt;ngejogrok&lt;/i&gt; di Cempaka Sari 2 sekian2, Jakarta Pusat. Walau cuma sekian waktu, setahun lebih dikit, tuh tempat dah jadi saksi bisu awal2 gw jadi member IH dan terutama, saksi bisu dari kegiatan tiga orang pengangguran yang baru didepak dari SMAnya. Dari titik awal ketemunya tiga sepeda menuju monas, nonton2 dvd nggak jelas sampe melakukan eksperimen nista bersama penggorengan, pisau, cobek dan peralatan dapur lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw1EG_NA8I/AAAAAAAAABI/YgXNe8fDYdc/s1600-h/t+parkir.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw1EG_NA8I/AAAAAAAAABI/YgXNe8fDYdc/s320/t+parkir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358216001375503298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Spot pertama--tempat pertama yang akan lo jejak saat dateng ke mantan rumah gw. Di tempat itulah biasanya para pria markir sepeda atau pun motornya. Lebih sering sih sepeda, waktu itu. Secara keberadaan motor buat &lt;i&gt;dia yang memiliki kekuasaan tertinggi di tempat itu&lt;/i&gt; masih 'diharamkan'. Kalau pun ada motor yang diparkirkan, ya itu ilegal saat nggak ada orang sama sekali &gt;D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw2PSqX7FI/AAAAAAAAABQ/4OsVc0eCHLg/s1600-h/r+depan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw2PSqX7FI/AAAAAAAAABQ/4OsVc0eCHLg/s320/r+depan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358217292999552082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw2it_WwII/AAAAAAAAABY/4uBJIO5suzU/s1600-h/r+depan+lagi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw2it_WwII/AAAAAAAAABY/4uBJIO5suzU/s320/r+depan+lagi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358217626752827522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau yang ini, spot wajib kami bertiga saat nggak ada orang lain selain gw di rumah itu. Semua kenistaan dan ketololan nyaris semuanya kejadiaan di tempat ini. dari percobaan nyolok2 kamera ke tipi yang berakhir... *sensor* *sensor* *sensor* (demi nama baik para oknum di mata khalayak ramai :)), trus ngakak heboh yang sangat menggemparkan gara2 nonton CJ7, juga jadi tempat kami menyalurkan nafsu bejat kami terhadap masakan yang nggak kalah bejatnya &gt;D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berantakan? Euh, harap jangan heran. Berhubung penghuninya males akut kek gw, yah jadi wajar aja lah. Lagian, apa yang nampak di atas mungkin jauh lebih manusiawi daripada yang biasanya. Dan itu belum menyangkut lantai yang ngeresnya selalu menjadi bahan protes dua tamu semena2 gw. Anggaplah perbandingan mereka main pas rumah abis dipel tuh 1:7 secara emang gw ngepelnya seminggu sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah iya, perdebatan serta obrolan pas awal2 join IndoHogwarts juga berlangsung di tempat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw4z8E21wI/AAAAAAAAABg/OdXgXQJZamY/s1600-h/dapur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw4z8E21wI/AAAAAAAAABg/OdXgXQJZamY/s320/dapur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358220121615030018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;INI!!! Tempat paling terkenang sekaligus saksi super bisu atas kegiatan guohbok tiga penganggur nista. Yeah. Dengan nekatnya kami memutuskan untuk ngebuat nasi goreng dari bahan2 yang dibeli secara dadakan gara2 sok2an nggak mau makan indomie kek biasanya. Gw dengan entengnya lepas tangan untuk urusan itu dan malah ngambil kameran buat ngedokumentasiin--yang sayangnya nggak bisa gw cantumin karena video2 itu nggak lulus sensor. Seorang pria berbadan besar--sebut saja Cubung *ditendang si oknum*--jelas sekali nampak canggung saat harus menjamah segala peralatan dapur. Beda sama yang satu lagi, yang udah gw berdayakan buat masakin makan siang gw sejak smp, &lt;s&gt;sebut saja dia Ponyo&lt;/s&gt; dia mah udah khatam berurusan sama masak memasak. Dengan perpaduan oknum2 kek gituh, perdebatan akan banyaknya garam pun jadi sesuatu yang cukup seru mengalahkan banyaknya kecap yang dituang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan gw, orang yang nggak mau dikambinghitamkan karena nggak ngelakuin apapun akhirnya menaruh kamera dan ngebantuin dua jejaka itu masak. Yeah, dua-tiga kali oseng-oseng penggorengan dan selesai. Kan intinya ngebantuin &gt;D Setelah asap cukup mengepul menyajikan bau masakan yang tidak terlalu buruk, akhirnya tuh nasi goreng siap disajikan--walau sempat ada benda entah apa yang nyangsang di penggorengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw8JA0_ApI/AAAAAAAAABo/Axo0UuLaiF4/s1600-h/k+mandi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw8JA0_ApI/AAAAAAAAABo/Axo0UuLaiF4/s320/k+mandi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358223782202770066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Walau spot yang ini jarang dijamah, tetep aja dua oknum itu pernah ngejejak di tempat ini. Dan jangan lupakan protes mereka akan licinnya lantai kamar mandi gara2 sang pemilik, lagi-lagi, males nyikatinnya. No offense ah. Ente aja pada yang ngebajak rumah sekali2 kerja rodi di rumah itu xP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw800QNTLI/AAAAAAAAABw/bt1YuX8TtTc/s1600-h/kamar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw800QNTLI/AAAAAAAAABw/bt1YuX8TtTc/s320/kamar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358224534741535922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini juga termasuk tempat langka dijejak sih. Secara ini kamar kakak gw. Tapi, si kompi tanpa anti virus, sayangnya ngedokem di tempat ini. Walhasil, mendekati mustahil kalau tempat ini lepas dari pengisengan tiga orang iseng :-"&lt;br /&gt;Dan lagi, di sini lah gw mencoba untuk menghidupkan karakter bernama Balin Al-Kazaf, dengan menyiapkan draft awal yang ujung2nya gw boyong ke warnet dengan si merah mungil gudang virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw9_eMrQVI/AAAAAAAAAB4/o7_QFGlZ6W0/s1600-h/depan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw9_eMrQVI/AAAAAAAAAB4/o7_QFGlZ6W0/s320/depan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358225817311330642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tempat terakhir. Tempat ini cukup sering dijamah saat terakhir sebelum gw kedepak. yang dengan biadabnya gw jadiin tempat penerimaan tamu gw saat dua penghuni lainnya ada di rumah. Yeah, kami butuh privasi dan nggak minat obrolan nista kami diawasi ataupun diinterupsi oleh siapapun. Nggak layak emang, tapi mau gimana lagi. Maap yah untuk oknum2 yang sering menjadi korban ketidaklayakan selama bertamu ke rumah gw =="&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian jelajah memori nista gw. Kecil yak? Maklumlah, rumah kontrakan belasan juta dengan segala kekurangannya yang dengan biadabnya malah dimanfaatkan dengan tidak bertanggung jawab oleh tiga oknum ini. Hueh, duduwh untuk tempat2 itu. Gw dah kedepak sampe kabupaten Bogor. Mari kita buat kenangan lainnya di rumah gw yang sekarang :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-7394042134372913509?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/7394042134372913509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=7394042134372913509' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7394042134372913509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7394042134372913509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/07/old-house.html' title='old house'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/Slw1EG_NA8I/AAAAAAAAABI/YgXNe8fDYdc/s72-c/t+parkir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-4290248256302558503</id><published>2009-06-14T07:15:00.001-07:00</published><updated>2009-06-14T07:15:31.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Two way monologue</title><content type='html'>Kan! Beda visi beda cara pandang akan seluruh hal yang ada, ujung2nya cuma ngomong sendokir2 walau yang ngeliat nyangka 'kami' lagi dialog. Nyatanya, sang oknum ngomong apa~ gwnya mikirin apa~ sama sekali nggak ada kesinambungan. Hags.. Kurang ajar emang. Tak sopan. Sang oknum tetep keukeh sama omongannya sementara gw cuma diem--sama sekali nggak minat buat nanggepin karena ujung2nya cuma berakhir sama debat nggak penting bin nggak mutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, sama sekali nggak ada minat untuk memperbaiki monolog dua arah ini. Kehilangan minat, lebih tepatnya. Kenapa? Tanya si oknum yang nggak bisa menghargai dan selalu merendahkan pandangan hidup gw. Nggak cuma itu, pikirannya yang kolot juga bikin argh!! Jadi? Dia kan yang buat jarak. Kalau dah gitu, kenapa gw harus usaha dan pura2 bahwa jarak yang udah Dia ciptain itu nggak ada? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahahahaha!&lt;br /&gt;Dia yang mulai, bukan gw. Dia yang nyiptain jarak, bukan gw. Dia yang buat gw antipati, bukan gw yang bermaksud songong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas keinginannya, monolog dua arah akan terus ada, Kawan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-4290248256302558503?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/4290248256302558503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=4290248256302558503' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/4290248256302558503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/4290248256302558503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/06/two-way-monologue.html' title='Two way monologue'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-7474985886720513165</id><published>2009-06-04T10:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-04T11:10:49.052-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>....</title><content type='html'>Ah.. Setelah sekian lama, akhirnya gw pengisengan baca2 segelintir reppan 'bermutu' lagi, blog walking lagi, dan terenyuh lagi. Sungguh, gw salut untuk mereka yang diberi kelebihan untuk menulis--kepandaian mereka dalam merangkai kata. Dari tiap kata yang bersambung itu, mereka bisa ngungkapin tentang dirinya, tentang orang lain dan tentang cara pandang mereka. Salut--sekaligus iri. Yeaps, gw bukan salah satu dari mereka. Gw nggak punya kemampuan itu. Jangan pernah mulai membandingkan karena hanya akan berujung sia-sia--tulisan gw nggak mutu, titik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hueh~ sumpah gw mau sampe ke tahap itu, jujur lewat tulisan. Tapi kenyataannya? gw cuma bisa bikin spam, junk, dan segala komentar plus kritik sok tahu, ngerasa paling bener yang ujung2nya cuma ngebuat kesalahpahaman. Gw mau mencoba untuk jujur dalam tulisan gw, tanpa ada unsur sok tahu, tanpa ada suatu sisi yang gw tutupin karena &lt;i&gt;kegengsian&lt;/i&gt; gw yang teramat sangat untuk ngungkapin siapa diri gw dan apa yang gw rasain. Gw belum mencapai tahap itu. Gw masih sok tahu. Gw masih belum jujur. Gw masih berpraduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang--atau mungkin beberapa gelintir orang, menyadarkan gw akan hal itu. Tulisan gw kadang suka berlebihan dan mancing kesalahpahaman plus masih diselimuti kebohongan. Langsung, cara penyampainnya--bukan lewat media tulisan seperti yang banyak dimanfaatkan banyak orang saat ini. Pas denger pernyataan itu, gw diem beberapa saat, tersenyum pada seorang dan berkilah pada yang lainnya--pembelaan diri ringan. Menelaah dan akhirnya menyadari, mereka benar. Dan sebuah cengiran menghias wajah kami pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyebalkan, memang. Tapi mereka benar--membuat gw, dibantu dengan mereka tentunya, mencapai pada suatu kesimpulan, bahwa gw 'jangan' mengungkapkan pendapat serta perasaan yang lagi bener2 gw rasain lewat tulisan. Resiko akan timbulnya kesalahpahaman teramat besar, soalnya. Yeah, mereka menyadari gw yang udah terlena sama fasilitas macam Y!M dkk untuk berkomunikasi secara serius. Nyatanya, untuk hal yang satu itu, gw gagal, total. Di awal, mayan sering kejadian salah paham gara2 kami nekat ngebahas sesuatu via Y!M--bahkan sempet ada yang sampe perang dingin. Cemeh sebenernya tuh alasan, kesalahpahaman. Hal yang kalau diucapin secara langsung sebenernya hanya akan menjadi hal yang lewat sambil lalu gitu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak seperti kebanyakan orang yang pandai mengungkapkan sesuatu lewat tulisan, gw ini parah banget nransfer apa yang lagi gw rasain dalam bentuk tulisan. Makanya, setelah kejadian itu, gw menghindari dialog serius lewat tulisan--takut salah paham, karena gw payah. Kalau mau tuker pikiran, mending secara langsung aja, gw takut salah ngetik yang ujung2nya malah bikin kesel--yang nggak bakal bisa diapa2in lagi mengingat media yang bisa ngewakilin cuma rangkaian kata. Gw butuh segala aspek non-verbal lainnya, kalian juga butuh itu saat berdialog dengan gw. Karena gw bukan tipe orang yang bisa mengungkapkan sesuatu lewat tulisan, tapi lewat perkataan--itu juga perlu dibantu dengan segala gerak nggak pentging lainnya plus nada bicara gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kenapa gw nulis saat ini? Padahal gw udah ngejabarin sebelumnya kalau gw payah dalam penyampaian lewat tulisan, sok tahu, dan nggak jujur. Jadi, anggep aja gw nekat. Sekalian mau ngingetin, walau seseorang pernah bilang cara nilai orang itu dari tulisan yang dia buat, jangan pernah nilai gw dari tulisan yang gw buat--karena gw cuma bocah sok tahu dalam dunia tulis menulis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-7474985886720513165?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/7474985886720513165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=7474985886720513165' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7474985886720513165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7474985886720513165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/06/blog-post.html' title='....'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-7025498882046627344</id><published>2009-05-20T23:21:00.000-07:00</published><updated>2009-05-20T23:24:42.049-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Gw ya...gw</title><content type='html'>Gw bukan pekerja seni yang dikenal karena hasil karyanya&lt;br /&gt;Gw bukan filsuf yang dikenal karena hasil pemikirannya&lt;br /&gt;Gw bukan si pandai yang bisa membagi ilmu untuk orang banyak&lt;br /&gt;Gw bukan anak bangsawan yang bisa membagi-bagikan materi yang gw punya&lt;br /&gt;Gw bukan si bijak yang bisa ngasih petuah ke orang-orang dengan kata-kata yang menyejukkan&lt;br /&gt;Gw adalah gw&lt;br /&gt;Si orang dengan ego tinggi yang jarang mau ngalah&lt;br /&gt;Si orang dengan sedikit kesabaran yang sangat gampang terpancing&lt;br /&gt;Si orang dengan pemikiran pendek yang sering salah langkah&lt;br /&gt;Si orang bertabiat bocah yang selalu bermanja-manja&lt;br /&gt;Hanya seonggok daging yang bernama&lt;br /&gt;Tapi&lt;br /&gt;Gw tau, gw punya tempat untuk pulang&lt;br /&gt;Tempat dimana gw bisa diterima&lt;br /&gt;Tempat dimana gw diakui&lt;br /&gt;Sebagai seseorang&lt;br /&gt;Tanpa embel-embel apapun yang gw punya&lt;br /&gt;Bukan&lt;br /&gt;Bukan keluarga&lt;br /&gt;Bukan mereka yang selalu menuntut ini itu dari gw&lt;br /&gt;Tapi mereka yang nerima gw&lt;br /&gt;Apa adanya&lt;br /&gt;Karena gw adalah gw&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-7025498882046627344?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/7025498882046627344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=7025498882046627344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7025498882046627344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/7025498882046627344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/05/gw-yagw.html' title='Gw ya...gw'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-2607788427420604803</id><published>2009-05-02T20:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T20:44:44.176-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Tulisan = Permainan Kata</title><content type='html'>Debat guoblok yang nggak bakal berujung kalau oknum2nya tetep ngotot n nggak ada yang mau ngalah, kejadian lagi beberapa waktu lalu. Tepatnya Jum'at malam, 1 Mei 2009, di mushala kelurahan Cempaka Putih Barat, beberapa kali gegulingan dari bangunan bernama SASKRI. Debat kusir bego yang berawal dari notes FB yang gw dapet dari temen2 net gw--yang inti debatnya ngebahas tentang kejujuran suatu tulisan. Gw pribadi mah percaya kalau tulisan bisa ngewakilin sifat seseorang. Yaiyalah, secara gw juga bergelut di komunitas net yang bisa dibilang, &lt;u&gt;sangat&lt;/u&gt; mengandalkan tulisan buat saling kenal satu sama lain. Walau nggak disadarin atau apa pun, tulisan itu nggak bisa ngebohongin apa yang lagi dipikirin sekaligus dirasain sama penulis--entah pas lagi buat cerita atau pun lagi ngeblog. Walaupun emang cuma 'bermain kata', kebencian atau kesombongan atau kepolosan seseorang sekali pun bisa diwakilin dari tulisan yang dia buat. Hal itu yang gw percaya dengan teramat sangat karena emang kek gitu yang gw alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, lain gw lain Obo. Buat dia, tulisan itu sumber dari segala kesalahpahaman. Buat Dia, nilai kejujuran seseorang itu bukan dari tulisan yang ia hasilkan, tapi dari cara dia ngungkapinnya secara langsung--nada suara, penekanan, volume--dan sorot matanya sekaligus tiap gerak yang orang itu buat. Tulisan yang jujur itu, tulisan yang nggak akan pernah dipublikasikan dan akan langsung dimusnahin tepat setelah tulisan itu selesai. Semua pikiran yang ditulis tanpa sadar sekaligus nggak akan dicemari oleh pemikiran si penulis dan segala praduga yang dia punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. Gw si setuju2 ajah sama pendapatnya Obo. Bisa jadi emang kek gitu. Menilai seseorang nggak bisa &lt;i&gt;plek,&lt;/i&gt; gitu aja dari tulisannya. Bukan nggak mungkin si penulis terlalu berlebihan dalam mengungkap sesuatu--terlalu didramatisir, mungkin. Mengumbar emosi sesaatnya pada saat itu secara over--yang Dia pikir Dia itu kek gitu. Penilaian sepihak dari si pribadi penulis. Seenaknya kalau gw bilang. Emang sih, orang yang kenal diri kita ya kita sendiri. Tapi... Ke mana sama penilaian orang lain, yang tanpa sadar bisa tahu sifat2 kita tanpa disadari. Kan manusia hidup di lingkungan sosial. Mau se&lt;i&gt;introvert&lt;/i&gt; apapun tuh orang, Dia hidup di tengah masyarakat--lain soal kalau tuh oknum tinggal di Hutan. No comment dah gw. Semantap apapun topeng yang Dia pakai, nggak semua orang kek gw yang kagak ada peka2nya, masih banyak orang kek Della, Obo, bahkan pelatih gw yang bisa &lt;i&gt;ngebaca&lt;/i&gt; sifat orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan kata, jujur apa nggak, nggak ada yang tau. Tersinggung? Urusan kalian yang buang waktu buat baca. Gw hanya bermain kata, dengan segala pemikiran sok tau dan beberapa bumbu praduga. Ribet? Urusang gw lah itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zona abu-abu, Dude. Biar bagaimana pun, tatap mata tetap menjadi suatu kewajiban buat orang kek gw.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-2607788427420604803?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/2607788427420604803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=2607788427420604803' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2607788427420604803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2607788427420604803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/05/tulisan-permainan-kata.html' title='Tulisan = Permainan Kata'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-3255178466055347844</id><published>2009-03-31T15:12:00.001-07:00</published><updated>2009-03-31T15:52:08.358-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sesuatu tentang P'/><title type='text'>Mereka</title><content type='html'>Seperti biasa, gw bakal numpahin apa yang ada di otak gw tanpa peduli orang yang sial ngejogrok di sini ngerti apa nggak sama entri gw. Ah, peduli kodok dengan segala totolnya dah xP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa? Berawal dari keisengan terselubung gw yang lagi jengah buat ngotakatik forum yang biasa gw sambangi bernama indohogwarts dan gw mulai ngecek blog satu-satunya orang yang gw kenal d real world yang gw apal, Cubung. Yeaps, entri tentang ultahnya ngebuat gw pengen ngeblog lagi setelah sekian abad. Tapi, ketahan--seperti biasa, karena rasa malas plus waktu gw yang lebih terfokuskan buat acara jurusan. Lagi, hasrat menggebu itu timbul. Tepatnya saat gw menghabiskan waktu bareng oknum-oknum yang udah gw izinin masuk dalam &lt;i&gt;zona&lt;/i&gt; gw--Barsing. Yeaps--lagi--selalu ada hal yang teramat berharga untuk diresapi juga dibagi tiap kami menghabiskan waktu bareng-bareng. Mereka, terlalu menarik sekaligus mengikat. Dan jujur, ngebuat gw yang dulu, bakalan posesif secara berlebihan ke orang-orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran, cara bersikap menghadapi sesuatu, kedewasaan dan pilihan-pilihan yang mereka punya, buat, terlalu menarik--dan gw bertaruh semua poster book yang gw punya kalau mereka &lt;i&gt;beda&lt;/i&gt; dari orang kebanyakan. Oke, mungkin g semua remaja nyaris kepala dua gila foya-foya dan jadi mesin pemusnah uang orang tuanya, babu cinta yang kerjaannya dialog sama kaca berjam-jam (persingkat? Bersolek), ratu atau raja drama yang doyan banget mengekspos kehidupannya secara berlebihan --yang enggak makan seharian aja udah malang banget kesannya (cih gw kenal orang-orang yang g makan sekian hari tapi g selebay itu kok). Dan emang bener kalau ada yang bilang pribadi tiap orang itu unik, tergantung dari sudut pandang mana lo ngeliatnya. Tapi, sekali lagi, mereka beda--tambahkan italic, bold dan underline kalau mau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggap aja, background musik yang kami--ralat, mereka anut yang ngebuat suatu perbedaan itu. Musik yang langka banget dijamah remaja nyaris kepala dua kek kami yang biasa disebut musikalisasi puisi. Tau? Atau pernah denger istilah itu, mungkin? Gw g heran kalau pada gatau--atau sekali pun tau, gw g yakin apa yang ada di pikiranlo itu musikal beneran atau malah dramatisasi yang nyadur nama. Yeah, g heran. Kebanyakan orang yang suka musik pasti pengalihannya band dengan segala ke-in-annya di masa kini, bukan musikal (malay ngetik musikalisasi puisi--atau gw ketik MP aja buat selanjutnya?) kek segelintir orang yang gw kenal itu. MP ngasih banyak hal lain dari sekedar genjrang-genjreng, tingtung-tingtung, dan dungtak-dungtak. Penghayatan lain yang nyaris selalu tersirat dari tiap kata di puisi tersebut--bukan kata-kata cinta najis, cemeh bin menye-menye yang bikin otak bebal karena cuma bisa ngeluh tanpa mikir. Justru kamilah (hitung gw untuk saat ini, sekali pun gw bukan pemusik, gw bagian dari mereka) yang harus menelaah maksud dari tiap kata yang tercetak di tiap puisi itu--untuk pemahaman agar pengintepretasian tidak menjadi ngawur. Sulit, jujur saja. Para penyair itu tak jarang mengenakan kata-kata bias yang mengecoh. Beruntunglah kami memiliki seorang pelatih yang dapat menjelaskan tiap makna tersirat yang tercetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ, pemikiran kami mulai terbentuk. Bukan sekedar menerima, tapi dituntut untuk menelaah, meresapi lalu memaknai. Bukan hanya puisi, tapi segalanya, kehidupan. Simpel? Jelas nggak. Nggak kek lagu cinta cemeh yang kalau isinya nggak berbunga-bunga, palingan putus asa sampe liang lahat--atau mentok-mentoknya nyeritain orang-orang sok tegar yang dibegoin sama cinta. Ada suatu proses di tiap puisi--yang endingnya g melulu soal happy end or sad end, tapi sesuatu hasil dari proses tersebut. Kalau diibaratin sama seseorang, sebut aja dia menjadi orang yang lebih matang atas apapun pencapaiannya--atau bisa jadi, pemahaman atas sesuatu yang selama ini dicari? Who knows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sok tau? Silakan aja sebut gw kek gitu toh gw emang baru tiga tahun lebih dikit belajar puisi. Tapi emang itu yang gw rasain. Emang hal itu yang menjadi praduga lain atas keberbedaan yang mereka miliki--selain dari pelajaran yang dicuri secara terselubung dari para abang-abang penggelut kesenian lain yang udah ngerti kehidupan jauh lebih baik. Hasilnya? Pola pikir yang jauh dari kata manja, kedewasaan dalam menghadapi sesuatu, sikap saling menghargai satu sama lain--walau sedang sekhilaf apapun orang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik, lagi-lagi kata itu yang terlintas dalam benak gw--selain jutaan rasa syukur karena gw udah dipertemukan orang-orang macam mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;color=grey&gt;"Kita temenan bukan karena siapa elo, Tik. Tapi karena elo adalah elo."&lt;/color&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-3255178466055347844?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/3255178466055347844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=3255178466055347844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/3255178466055347844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/3255178466055347844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/03/mereka.html' title='Mereka'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-2050923311813686530</id><published>2009-01-19T08:06:00.001-08:00</published><updated>2009-01-19T08:06:07.654-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>Aura ngegembel itu melekat pada saya</title><content type='html'>Gila, pengen ngakak gw sumpah. Dan--err.. Entry2 terjadwal terpaksa menunda lagi dah berhubung gw blum jamah kompi dan tiba2 ada sampah lain d otak gw saat ini. Dan lagi, mumpung gw dah punya tong sampah, mending gw alokasiin daripada mengendap d otak dan terkontaminasi jadi pikiran yang kagak2 *nyengir bego*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;s&gt;Dan--yudadahbabay bwt matbis =))&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaga..&lt;br /&gt;Setelah gw menyadari lagi--entah udah berapa lama. Yang jelas, satu kesimpulan--para 'pria' gw tiap jalan sama gw jarang tembus angka gocap dkluarin dari kantongnya. Ngerti? Kagak? Ah, nyunkq ente xp *dilelepin di kali* Jadi begini, wahai Saudara, entah siapa pun orangnya--yang lebih dominan k cwo--tiap jalan sama gw, asas hematnya selalu dapat dipegang dengan teguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh pria pertama, sebut dia Ponyo. Tiap jalan sama ni orang, taxi selalu jadi barang super mewah buat kami. Naik bajaj juga kalau ada 'special event' ajah. Selebihnya, (jaman2 dia belum HM-in motor bokapnya yang itu artinya slama 6 tahun blakangan) yah apalagi kalau bukan jalan kaki or naik sepeda? Makan--kalau nggak lagi ada hajatan palingan berkisar antara warteg, bakso, gado2, bakmen ato g steak 10ribuan d WS. Jalan kaki dari ujung k ujung juga kami tempuh dah demi 2ribu perak yang ternyata berakhir sia2 (yang malah dibeliin green sands drpd bwt ongkos bus). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oknum k2. Sebenernya orang yang satu ini jauuuuh lebih tahan banting dari gw. Gw ajah jalan kaki dari sekolah k rumah masih bisa diitung jari. Tapi--nih orang malah lebih rutin ngelakuinnya. Mana rumah dia lebih jauh dari rumah gw pula. Besut.. Niat banget pan nih orang. Alternatif lain saat gw jalan bareng nih orang, waktu itu mah, kami konsis jadi pengguna transjakarta--transportasi lintas jakarta hanya dengan Rp 3500,- saja *malah promosi =))* Selebihnya, yah sepeda lah.. Apalagi kendaraan paling ramah lingkungan plus ramah kantong? XD Buat makan, kalau nggak ngeracik d rumah gw yah tetep ajah--seinget gw, kalau beli pun g pernah tembus dari ceban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersangka k3. Beda dengan 2 kroni gw yg sebelumnya, si oknum yang ini punya mobil pribadi, Bok. Tapi yah~ tetep ajah.. Selama gw yang terlibat, pasti ada ajah sisi 'ngenes'nya. Kalau ada 'pekerjaan kasar' pasti gw juga ambil bagian dah bwt orang ini. Yah, walau sebagian besar jadi tanggung jawab gw juga sih. Tapi--lagi2, gw yg berpartner sama dia pas nyari lingkungan kumuh bwt Buku Tahunan--malem2 nerobos tanah plus lumpur sampah bwt ngarungin suatu tempat d sunter &lt;&lt; jah, bwt yg terakhir kok rasanya terbalik y?? Sebenernya malah gw yang nyeret nih orang bwt turun k 'sampahan' =))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeaps, itulah 'kisah surem' 3 orang yang gw inget pas lagi ngabisin waktu bareng gw. Dan pada kenyataannya, kalau nggak sama gw--menguarlah semua tradisi boros mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oknum pertama.&lt;br /&gt;Kalau g jalan sama gw, tongkrongan macam Starbucks lewat lah sama dia. Nah pas sama gw? Iya sih kami emang pernah 'nongkrong' d Starbucks, Dufan. Dan itu nongkrong dalam artian yang sebenarnya--kami nongkrong d trotoarnya =)) plus Della waktu itu pas lagi sepedaan k Ancol n itu nongkrong dalam rangka istarahat bwt ngumpulin tenaga bwt ngegoes sampe rumah lagi. Dan tebak ekspresi orang2 yg emang niat dandan rapi bwt rekreasi k Dufan pas ngeliat ada 3orang kumel dengan kaus, clana pendek plus sandal jepit ditemani kendaraan paling canggih abad ini--sepeda. Hags, suka2 mereka dah mau masang tampang kek gimana, peduli kodok xp Trus, kendaraan sekelas taxi juga bukan hal yang jarang dijamah bwt dy. Tiap nganterin cwenya--yang dah kagak jdi cwenya lagi--dia selalu ngegunain kendaraan ini. Pokoknya, mainannya canggih dah kalau g lagi bareng gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Second oknum.&lt;br /&gt;Jiahahahaha.. Baru aja gw dapet kabarnya tadi. Dia dah mulai nyicipin kegiatan pemusnah uang yang tak manusiawi bareng temen2 kampusnya. Memijakkan kakinya d sebuah pusat perbelanjaan, nonton n 'sdikit' hura2. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oknum terakhir. Yah secara garis besar, kehidupannya g langsung timpang kek 2 oknum sebelumnya. Tapi, entah kenapa gw menaruh kecurigaan kalau gw satu2nya cwe yang dia ajak bwt 'gedebugan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Akhir' kata, KENAPA PAS SAMA GW 'KEHIDUPAN' MEREKA KOK SUREM MENDEKATI GEMBEL GITU SIH??? =))=))=)) *ngakak stress*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buset dah, prasaan gw kagak anti2 banget sama kegiatan mereka pas g sama gw. Gw kadang2 mau kok asal waktunya masih manusiawi. Gw fine2 ajah bwt nonton--asal harganya manusiawi, gw hayuk2 ajah makan d Bakmie GM--asal gw lg ada duit, gw g masalah kok diboyong k mall--asal cuma window shopping n ke sananya naik kendaraan umum. Tapi knapa--kalau bareng2 gw slalu ajah ngegembel?? =))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaha~&lt;br /&gt;Get the point? Terserahlah kalau kagak. Intinya, wahai para 'priaku' kembalilah padaku saat kalian ingin membunuh waktu dengan keuangan terbatas. Aku selalu siap sedia menemani kalian *senyum sok bijak* *lanjut dengan ktawa bego* Nyahahahaha, pokoknya, saat kalian dah g bisa nemuin cwe yang bisa diajak bwt 'gedebugan' gw akan selalu ada kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: ngerti kan? Bukan gw tipe orang yang anti 'memusnahkan' uang. Hanya saja, gw g keberatan bwt diajak 'gedebugan'.&lt;br /&gt;Gedebugan, menurut seorang temen gw tuh artinya bisa diajak susah n g banyak protes.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-2050923311813686530?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/2050923311813686530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=2050923311813686530' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2050923311813686530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/2050923311813686530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/01/aura-ngegembel-itu-melekat-pada-saya.html' title='Aura ngegembel itu melekat pada saya'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-440636330778321715</id><published>2009-01-07T23:26:00.001-08:00</published><updated>2009-01-07T23:26:07.544-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampah otak'/><title type='text'>'monolog' absurd</title><content type='html'>Laknat tuak. Gara-gara iseng blog walking dari blognya cubs, entah mengapa timbul hasrat menggebu-gebu buat ngeblog. Peduli kodok kalau blog ini emang terlantar n hal laknat lainnya. Dan--mari lewatkan sejenak niat gw yang tadinya mu ngapdet blog ini dengan deretan afilasi yang gw punya juga pengalaman cibatok tahun k-3 gw yang g kalah berartinya. Dengan sangat terpaksa, gw harus menunda hal itu entah sampai kapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skip apapun yang g penting. G peduli yg nggak sengaja ngebuang waktunya di halaman ini ngerti apa nggak. Toh gw lagi dalam taraf penganehan paling meng-ilfilkan. So.. Apa yang bikin gw gregetan banget buat ngepost kali ini? Cuma satu kata dengan ribuan makna, Barsing--Pengembara Asing. Nama yang--sebut saja dipilih secara 'asal' untuk mewakili lima orang yang tidak pernah menyebut diri mereka gank atau sejenisnya tapi memiliki satu kesamaan dalam pandangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan--gw tidak dalam tahap penjabaran asal mula kami bisa bersatu. Yang jelas bukan karena kebetulan. Yang jadi topik kali ini adalah, betapa orang-orang yang punya latar belakang dengan segala macam cara hidup, pergaulan dan segala tetek bengek lainnya yang sama sekali berbeda--bisa nyaman pas ngumpul n ngabisin waktu bareng2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, mungkin buat sebagian besar orang, ini merupakan hal yang standar. Tapi enggak buat gw yang notabene paling ngerasa sucks diantara mereka, paling payah, paling jahat, paling nyampah lah istilahnya. Tapi, apa yang gw dapet dari semua rapelan hal negatif yang gw rasain pas bareng2 mereka?--penerimaan. Sounds great, eh? Banget buat gw. Gw yang sradak sruduk n taunya cuma baca komik n nonton anime aja yang bisa dibilang buta dunia luar n sotoy soal teori kehidupan--dapet orang-orang kek mereka yang.. Udah nyicipin banyak hal yang belum gw rasain langsung kecuali lewat teori2 sotoy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin buat banyak orang, seniman kek mereka itu bisa ditemuin di banyak tempat. Tapi enggak buat gw. Mereka yang terhebat. Mereka yang terbaik--walau dengan beberapa kekurangan yang menyertai. Para pembaca pikiran. Salah satu hal yang bikin gw salut. Entah karena mereka emang peka atau karena materi yang dikasih sama pelatih kami dapat diserap lebih baik daripada penyerapan di otak gw. Yang jelas, mereka peduli n paham situasi--nggak kek gw yang selalu plengo bin cengo tiap ada sesuatu yang baru aja kejadian di antara kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dari sekian banyak nilai plus mereka di mata gw, dari sekian banyak afilasi dimana gw terlibat, cuma di tengah2 mereka lah gw g perlu make topeng barang sehelai pun. Sebut aja, ini gw apa adanya. Walau masih ada satu dua rahasia besar yang belum keungkap secara resmi--tapi gw teramat yakin mereka udah ngerti apa yang gw sembunyiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw emang tipe orang yang teramat mudah dibaca. Bahkan orang yang kebetulan kenal gw di NW pun bisa ngebaca jalan pikiran gw. Emang bener kata2 seseorang ini. Tapi--gw mu ngasih sedikit pembelaan. Hal ini cuma berlaku buat orang2 yang gw izinin tau semua sisi2 menjijikkan gw. Mungkin beberapa orang temen NW gw tau kepingan2 jerk gw, tapi nggak semuanya. Satu2nya afilasi yang 'nyaris' tau semua aspek minus gw cuma para Barsing. Orang2 yang walau gw g izinin buat tau beberapa permasalahan gw, tapi mereka malah bisa ngebedahnya dengan sangat 'manis'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlebihan? Nggak buat gw. Gw emang bego soal permainan perasaan. Tapi gw bisa ngecoh nyaris semua orang yang gw kenal akan satu hal. Sayangnya, gw miss di mereka--yang dengan santainya bilang 'matalo bicara, tik. Lo mo ngebohongin gw?' Geez. Gw langsung statis saat itu. Ekspresi? Absurd. Untung lagi nggak hadep2an. Kalau iya, matilah gw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Get the point? Yaps, si orang bego ini makin bego di depan sohib2nya sendiri. Gatau sampe berapa lama, pokoknya--pada akhirnya gw g bisa ngindar lagi. Dialog terbuka. Argh,, demi Balin yang lagi mabok. Sesuatu yang paling gw hindarin malah kejadian. Yang dengan santainya gw masih aja sok2 ngeles. Toh karena gw sendiri nggak terlalu ngerti sama apa yang lagi kejadian. Bingung? Bodoin amat, daripada ada yang nggak sengaja baca n ngerti sisi paling jerk gw ini, mending gw bikin tersirat teramat sangat dah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, setelah dialog terbuka waktu itu, gw 'mulai' mikirin lagi hal ini. Sepitik perasaan posesif yang teramat sangat kah--yang selalu kejadian sama semua orang2 yang dah deket sama gw--atau lebih dari itu? Yang jelas untuk pengalesan posesif, gw punya dasar yang sangat kuat. Karena--ya, gw tipe temen yang keliwat posesif yang kadang jeles sama 'orang2' yang udah nyita waktu temen2 gw. Konyol? Tapi itulah gw. Dan gw g butuh protes dari siapa pun. Trus--yang gw rasain sekarang apa? Gw pribadi sih sebenernya nggak terlalu peduli. Karena apa pun jawabannya--gw cuma bakal ketawa miris dan ngebatin, &lt;i&gt;kami punya kesamaan lagi&lt;/i&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-440636330778321715?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/440636330778321715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=440636330778321715' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/440636330778321715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/440636330778321715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2009/01/monolog-absurd.html' title='&apos;monolog&apos; absurd'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-8289272609270658395</id><published>2008-09-14T04:14:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T04:25:48.087-07:00</updated><title type='text'>GEMBEL MASUP EMOL</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;PRAKATA KAG&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;AK PENTING&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Yeaps. Kenapa judulnya kek gitu? Itu bukan ditujukan pada individu yang bersangkutan yang akan terlibat pada acara kali ini. &lt;s&gt;Melainkan, lebih kepada si empunya blog ini&lt;/s&gt; Tapi, lebih kepada nama tak resmi kelas gw yang disandang dengan hati terbuka oleh para penghuninya. DUAPA yang merupakan singkatan dari DUA belas iPa duA. Maksa? Bodo’ amat. Emang gw perduli? Yang jelas kami cinta nama itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Berawal dari sindiran guru Bahasa Indonesia, Bapak Ibnu Humaedi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kami tercinta yang selalu bilang kami (lebih tepatnya cowo-cowo yang duduk di pojok) sebagai kaum Dhuafa dan kecintaan kami semua para warga kelas dengan kata gratisan dan harga yang teramat murah, maka dengan tidak resmi, terciptalah nama DUAPA sebagai nama kelas kami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Nama yang bukan sekedar nama. Sumpah dah, ini nama mencerminkan kondisi para warga kelas banget. Segalanya kalau gw bilang. Dari awal sampe akhir kebersamaan kami, predikat itu keknnya bener-bener ngewakilin kelas kami banget. Sampe-sampe, kek ada tembok gede yang misahin kelas kami sama si tetangga sebelah (IPA 1. Red). Pernah denger jurang pemisah antara si kaya dan si miskin? Sinting. Beneran kejadian aja gitu di pojok ipa ini. Yeah, ipa 1 n ipa 2 bener-bener dah kek si kaya dan si miskin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Padahal, anak-anak kelas gw g sedikit yang pulang pergi dianter mobil. Malahan, ada yang punya mobil dari ujung ke ujung. Dah kek ngoleksi mobil mainan aja dah tu orang. Tapi tetep aja, gaya hidup si kaya di kelas gw beda banget sama gaya hidup si tetangga sebelah. Kalau kami mu pergi bareng-bareng entah ke suatu tempat, pasti pada ribet nyeleksi kendaraan umum yang bakal digunain. Lain halnya dengan si tetangga sebelah. Mobil selalu siap sedia menemani mereka. G ada mobil pribadi, masih ada taxi buat mereka. Nah DUAPA, jangankan naik taxi, naik kendaraan umum aja masi pada mikirin bakal makan apa nantinya yang g bakal ngebuat kami puasa di keesokan hari. Seriusan dah, ini nyata tanpa rekayasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Sampe &lt;s&gt;di ujung hayat&lt;/s&gt; di saat-saat terakhir, saat foto buku tahunan, identitas kami sebagai kaum DUAPA tak memudar sedikit pun. Kenapa? Karena tema yang kami pilih adalah kemiskinan. Sungguh ngejomplang (kalau bahasa caurnya) sama si tetangga sebelah yang ngambil tema metropolitan. Beberapa alasan mendasar yang membuat kami memilih tema ini adalah, yah seperti sudah diduga, biaya. Dan beberapa hal lainnya macam kostum n properti. Dengan keteguhan hati yang teramat sangat, kami g mau keluar banyak duit n kudu ngelakuin hal yang ribet-ribet. Karena kami adalah DUAPA.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Dan dengan kebaikan hati gw (narsis sumpah) dan para kolega lain (yang belakangan gw sebut sebagai TIMBUKTU A.K.A tim buku tahunan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;padua&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;) yang bersedia meluangkan waktu dan pikiran serta ide-idenya untuk merealisasikan hal ini (thx buat Ezra Diamond selaku sie transport dan juga pak sutradara yang ngatur segala scene yang bakal ditampilin). Jadilah kami semua para DUAPA jadi gembel sehari demi foto buken. Dan dengan hasil yang memuaskan sodara-sodara. Gw berani bilang kalau foto kelas gw adalah yang paling keren di buken skula gw. Yaiyalah, secara para DUAPA gituh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzzwGpgPEI/AAAAAAAAAAk/XfqVsToCKxc/s1600-h/1_696054879m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzzwGpgPEI/AAAAAAAAAAk/XfqVsToCKxc/s320/1_696054879m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245835673723747394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Ox, itulah sekilas pandang tentang kelas gw tercinta dan kenapa gw bilang kalau temen-temen sekelas gw adalah gembel. Yah, jelas aja, toh kami emang pernah ngegembel selama seharian demi foto buken. Mungkin suatu saat nanti kalau mood gw bagus dan gw kagak males, bakal bahas lagi tentang kelas yang paling gw cintai ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;PRA ACARA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Bermula dari niat iseng gw mu ngadain buka bareng. Gw iseng OL dengan akun MSN gw dimana ada beberapa orang berpengaruh di kelas gw. Dan kemudian si oknum juga OL (yang pada nantinya bakal gw sebut Irin). Seperti biasa orang chat. Ngalor ngidul kagak jelas tanpa juntrungan. Sampai pada akhirnya kita bahas soal buka puasa dan tu anak setuju. Nah, trus gw sms Olive, yang tak lain tak bukan adalah orang yang biasanya up to date tentang kabar para lulusan DUAPA. Bla..bla..bla.. dan sampailah pada keputusan kalau kami akan melaksanakan buka puasa bersama di Food Court Mal kelapa Gading 3. Keputusan sepihak kalau gw pikir-pikir lagi sekarang. Secara gw udiknya tujuh turunan kagak abis-abis, mana gw tau letak tempat itu. Namun, gw sebagai warga yang baik dan baru saja membeli pulsa 200 sms, tanpa pikir panjang lagi, tetep menyebarkan berita ini pada seluruh kaum DUAPA yang dah belecetan di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (kali. Gw kagak tau pastinya pada kemana aja tuh mereka). Tidak hanya itu, untuk memaksimalkan ketepatan penyampaian pesan, gw kirim komen k fs kelas kalau kami bakal ngadain buka bareng pada hari sabtu tanggal 13 september.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Segala persiapan dan penyebaran info tampaknya telah berhasil dengan baik. Walo tetep aja ada yang kagak bisa ikut pada akhirnya. Dan tibalah hari H. hari di mana gw pikir pada pagi harinya gw akan menyempatkan diri untuk bikin essai sejarah sihir, ramuan dan juga penyelesaian utang gw sama BAMUS (bayi musang. Red) sebelum gw pergi pada sore harinya. Tapi ternyata oh ternyata, nyokap dengan yakin dan teguhnya bilang kalau pada hari itu gw kudu beli buku, potong rambut dan juga beli baju. Terpaksalah gw menunda kegiatan gw menyelesaikan essai demi poin untuk asrama chara gw tercinta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Segala kegiatan yang telah dijadwalkan nyokap telah selesai gw laksanain. Dan gw telah sampe di rumah dengan indahnya (baca: potongan rambut baru) sekitar jam 3an. Tinggal nunggu jemputan dah gw. Yang dengan sangat indahnya pula, gw bilang ke nyokap kalau gw bakal pergi berang Olive dkk dengan menggunkan kendaraan umum bernama 37. Padahal sih, gw nebeng motor sama &lt;st1:place st="on"&gt;Derry&lt;/st1:place&gt;. Syahahaha, sape suruh ngelarang gw naek motor. Jadi, jangan protes kalau gw ngebohong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Sekitar jam 4 tu anak dateng ke rokum gw. Dah telat dari jadwal yang gw sebarin ke anak-anak. Udah gitu, si &lt;st1:place st="on"&gt;Derry&lt;/st1:place&gt; pake acara salah ambil jalan segala pula. Walhasil, kami kudu muter dulu dah. Nambah telat aja &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; tuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;G lama akhirnya kami sampe juga di Gading. Dengan kebodohan yang teramat sangat, gw masi kagak tau di mana letak Gading 3 itu. dan dengan segala kedudulan gw, gw nilpun Irin supaya dapet pencerahan gimana gw bisa sampe ke tempat janjian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;ACARA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di tengah jalan, tiba-tiba Derry dapet berkah dan dengan ajaibnya, ternyata dia tau letak Food Court gading 3. Gw si nyengir-nyengir nurut aja sambil jalan petantang petenteng ngikutin tu anak. Nah, pas da mau deket, kami ketemu Hany di jalan. Walhasil, kami jadi jalan bareng dah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Yippy, *cengar-cengir bikin ilpil* akhirnya gw sampe juga di tempat yang dimaksud. Di tempat ntuh dah ada Irin, kiki sama Tathia yang lagi minum hop hop dengan nistanya. G lama, para oknum dah mulai bermunculan satu per satu. Michelin, Dara, Ade, Olive, Hasfy, Reggae, Joshua, Arga, Helga, Barbara, Leony (pendatang dari ipa 1), Andreina, Erald, Yusriza (pendatang dari sos 3) dan mungkin ada yang terlupa *ditelan para DUAPA*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMz0MliB0yI/AAAAAAAAAA0/SyWSxIMzLDo/s1600-h/1_558329803m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMz0MliB0yI/AAAAAAAAAA0/SyWSxIMzLDo/s320/1_558329803m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245836163050230562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Chit chat ini itu. Main ceng-cengan soal Univ. yah segala rupa dah kami lakuin. Sampe foto-foto kagak jelas gituh. Padahal ya, kata Irin sama Michel, dah kagak boleh tuh foto-foto di tempat itu. Ah, tapi kami g perduli. Lanjut aja cuy. Sampe ngerasa pada BT (baca: ngedokem di 1 tempat), kita jalan-jalan kagak jelas dah. Di tengah jalan, Olive ngajakin gw buat nyapa cosplayer kenalan kami jaman dulu di bunkasai (yeah, secara kami dah lama vakum dari bunka). Tapi eh tapi, kagak jadi cuy. Kagak enak ajah ngeganggu mereka lagi hepi-hepi gituh. Yasu lanjut aja deh jalan bareng para DUAPA. Dan dengan bodohnya, gw sama Olive dah ketinggalan jauh aja gituh. Kami lupa kalau Irin tuh kalau jalan dah kek setan, cepet banget dah. Yasu, kami tilpun aja tu anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Sampe di tempat ketemuan sama para rombongan, ternyata mereka lagi pada foto-foto. Eh bujubuset, foto kagak ngajak gw. Dengan refleks yang cukup terlatih, gw lari secepat kiong, gw nyempil dah buat ikutan foto. Asoy. Kami foto-foto dengan indahnya di tengah jalan. Bener-bener kek orang udik masup emol dah. Dan bla..bla..bla.. perjalanan berlanjut ke perlengkapan para cewe. Jiah, dah Bt ajah gw ‘ditarik’ ke tempat laknat bin biking w bergidik lahir batin ntuh. Tapi, ya apa boleh buat. Daripada gw nyasar beneran di Gading, pan kagak lucu tuh. Yasu dengan terpaksa gw ngikut para cewe ntuh dah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Selesai ngelakuin perjalanan kagak jelas ntuh, akhiranya pada mutusin buat k Lapiz. Nah, pan ngelewatin 21 noh. Timbul lah ide buat gath lagi buat nonton lascar pelangi bareng-bareng. Setelah sampe di tempat terbuka, kami lanjut foto-foto kagak jelas. Sampe jam 9. Pada saat itu, kami memutuskan buat pulang ke rokum masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMz0jVoHynI/AAAAAAAAAA8/bTah-p4sqhw/s1600-h/1_736520523m.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMz0jVoHynI/AAAAAAAAAA8/bTah-p4sqhw/s320/1_736520523m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245836553917811314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Yeah. ME-NYE-NANG-KAN. Secara dah lama kami g kumpul-kumpul serame ini setelah kelulusan kami. Owkeh, sampe sini aja dah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-8289272609270658395?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/8289272609270658395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=8289272609270658395' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/8289272609270658395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/8289272609270658395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2008/09/gembel-masup-emol.html' title='GEMBEL MASUP EMOL'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzzwGpgPEI/AAAAAAAAAAk/XfqVsToCKxc/s72-c/1_696054879m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-5808952924644082210</id><published>2008-09-14T02:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T04:13:53.625-07:00</updated><title type='text'>17 going 18</title><content type='html'>&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Sebelumnya, NAJIS dah ini blog. Dah lumutan parah yaks. Dari taon kapan neh kagak gw sentuh? *mikir* sinting. Dari gw mulai ber IH ria. Jih, najong dah gw. Waktu ituh bilangnya kagak bakal nelantarin ini blog. Tapi tetep aja blog ini lumutan pada akhirnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Ox, masup ke bahasan utama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Tepat pada 11 september kemarin gw menginjak 18 tahun. Tepatnya meninggalkan saat 17 tahun gw yang ada serunya ada pundungnya. Err.. mungkin pertama-tama, gw mu ngeripiw dulu apa aja yang dah kejadian di masa-masa 17 taun gw. Dari A to Z yang gw inget, ato g, yang penting-penting ajah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Masa-masa kelam:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Tepat pada saat mau hari H, gw berantem hebat sama temen terdeket gw selama ini. hebat karena, baru kali ini separah itu berantemnya dan juga permusuhan kali ini ngelibatin tim musikal yang lain. Masalahnya sepele sebenenya. Pacar. Satu kata menjijikan yang selalu jadi kendala dari hubungan ‘suci’ pertemanan (gw sampe detik ini g berani bilang tim musikal itu sahabat gw). Pacar tu anak posesiv sinting yang ngebuat dia ngejaga jarak sama gw dkk. Anjrot. Padahal dah mau ada lomba musikal. Eh dia malah nelantarin gw dkk. Gimana gw kagak napsu coba. Tiap tu anak lewat depan gw, pasti gw plototin abis-abisan. Yang ngebuat tu anak nunduk g brani bales natap gw. Ah, pokonya parah dah. Sampe-sampe tu anak kagak ngucapin selamat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;k gw. See.. ‘dicuekin’ pas lagi ultah sama orang terdekat lo? Indah banget rasanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dari awal bulan, hubungan para pengembara asing (barsing/tim musikal) dah mulai renggang. Karena satu dan lain hal. Kelas 3, obo yang pindah sekolah, ike yang entah lagi sibuk dengan apa, luthfi yang seperti tadi gw ketik, lagi sibuk dengan pacar TERCINTANYA. Pundung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sepundung-pundungnya gw. Temen gw ngabisin waktu nyaris selama gw d sma ini malah pada ngejauh. Cuma della yang masih ngeluangin waktunya di tengah semua kesibukannya ngurusin OSIS buat nemenin anak manja kek gw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Masa-masa kelas 3. Dengan semua guru ngedoktrin para murid untuk belajar belajar dan belajar karena jumlah UN yang bertambah dan nilai kelulusan yang g berperi kemanusiaan itu. Gila. Rasanya arti hidup gw sebagai orang yang akan dan sedang menikmati 17 tahunnya musnah gitu aja karena satu kata UN. Semua gila belajar dan lupa ninggalin ‘kenangan’ saat kelas 3.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Kepergian cross cosplayer yang paling gw kejar selama gw mengenal japan festival. Lemes sumpah pas gw denger beritanya. Anjrot, baru seminggu lalu gw liat dia cabaretan bareng Machipot jadi Ichimaru Gin di Bleach. Belum lama gw sms dia n ngambek gara-gara dia sombong waktu itu. padahal tujuan utama terselubung gw tuh buat ngeliat dia, buat foto bareng dia. Yang sayangnya kagak kesampean. Gw sempet down beberapa waktu n males dateng ke japan festival lagi. Secara selama ini niat gw dateng tuh cuma buat foto bareng dia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Ketidak jelasan nasib tinggal gw. Karena satu dan lain hal, rumah gw kudu dijual. Hal itu disebabkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang g perlu gw sebutin siapa. Intinya, gw kudu hengkang dari rumah gw. Padahal gw masi bakal UN.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Kegagalan berturut-turut. Dari UMB, SNMPTN sampe STAN. Owh yeah, betapa gw ngerasa kalau gw ini pecundang terbesar yang cuma bisa nyampah di keluarga gw n cuma jadi jamur aja. Ngerasa idiot dan g punya muka buat interaksi sama orang-orang yang lebih sukses dari gw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Masa-masa patut buat dikenang:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Di tengah perang dingin gila-gilaan gw sama luthfi, akhirnya gw ngalah demi anak-anak. Walopun gw lum ikhlas sepenuhnya buat maafin tuh anak sampe beberapa bulan ke depan. Tapi setidaknya ini cukup buat ngeluluhin hati gw n sepakat dengan para Barsing buat buka bersama di rumah luthfi. Yeah, kami mutusin buat makan sifut. Sumpah dah itu acara buka bersama kek acara bukanya anak yatim ato panti asuhan. Yang seperti biasa, diselingi guyonan khas Barsing. Walo tetep aja, masi ada sedikit nada sinis gw k luthfi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzefBL_WDI/AAAAAAAAAAM/x0Cxr-U5dpI/s1600-h/1_977239180l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzefBL_WDI/AAAAAAAAAAM/x0Cxr-U5dpI/s320/1_977239180l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245812290455820338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tuh kan, kek lagi bukpus anak yatim :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Kelas DUAPA. Kelas di mana gw ngabisin waktu gw di sma. Mereka yang terbaik. Walau kadang ada peselisihan, tapi gw seneng banget sama kelas ini. kami kompak dan ngabisin waktu dengan cara kami yang sangat sinting.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Surprise party buat Irin n Ary. Ihiy, sumpah seru n kocak abis. Dari spanduk penuh ttd di tembok samping skul, lilin yang mati mulu gara-gara ketiup angin, perang kue, sampe pizza yang dicoret-coret pake mayonais.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Foto buken. Yeah, masa-masa sibuk karena dah deket sama UN. Tapi tetep aja gw fun ngelakuin semua persiapannya. Dari hunting tempat ke cibubur sampe malem, keliling sumur batu, poncol, cempaka putih&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;buat nyari tempat-tempat kumuh, ngebentak-bentakin anak yang g mau kooperatif, nyari panco n karung sambil ujan-ujanan bareng Ary, sampe hari H di mana satu kelas jadi gembel semua. Capek emang. Tapi gw puas sama hasilnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;POPA. Setelah lulus, sekolah kami diminta buat berpartisipasi untuk acara ini. Semua orang yang tadinya g pernah muncul ke permukaan dan g pernah perduli, mulai muncul dan kerja bareng demi acara ini, demi kenangan di saat-saat terakhir sma.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Indohogwarts. Yeah, sebuah afilasi net kesekian gw yang ternyata ngebuat gw bertahan paling lama (jalan 4 bulan saat ini). Komunitas di mana gw ngebuat suatu karakter dengan imajinasi dan visualisasi suka-suka gw. Komunitas di mana gw dapet temen di NW pertama gw. Yeah, mungkin g sehebat ato apalah itu namanya, dari para anggota yang lain, tapi, gw dapet temen yang bisa gw ajak buat killing time lah setidaknya. Thx buat Puppet Masternya Anjiro Fuma yang dah ngajak gw join.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dua orang kurang kerjaan yang hobi menginvasi rumah gw. Entah cuma buat ngobrol, nonton dvd, atopun bereksperimen dengan kompor gw. Hehehe, setidaknya berkat mereka gw kagak kesepian n sendokiran di rokum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Dan beralih ke saat gw berumur 18 tahun. Berikut adalah beberapa hal yang terjadi pas gw ultah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Sms. Standar lah. Beberapa orang yang ternyata masi perduli sama gw, ngucapin selamat&lt;br /&gt;via sms. Waktu sahur. Yeps. Toh g ada penting-pentingnya kan mereka nungguin teng jam 12 Cuma buat ngirim sms ke gw. Hari kamis bo’ mereka kan kudu kuliah juga gituh. Urutan sms yang gw terima adalah sebagai berikut; Della, Diva, Tata n Nisa, Hesti, Luthfi, Ike, Olive, Cubung, Obo, Hany, Rahma (bukan PMnya si jendral pastinya), kiki, Icha, Derry, n Irin (ini yang terakhir sumpah kagak niat banget dah, masa ngetiknya pas di depan gw). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Komen via testi. Kagak nyangka gw bakal dapet ucapan selamat dari media ini. secara gw dah mulai jarang ngurusin lagih. Dan hebatnya lagih, ada beberapa ucapan selamat yang g gw sangka-sangka bakal gw terima dari tu orang. Nah, urutan nyangkutnya tuh komen di fs gw adalah sbb; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Status n IM. Yeah, seperti biasa kalau ada member IH yang ultah, pasti member lain bakal ngasi selamat.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Ketahuilah, ini kali pertama buat gw. Dapet ucapan selamat dari orang yang g pernah gw temuin sebelumnya (baca: komunitas net). Hwew, g perlu gw sembunyiin, gw seneng pastinya. Mengetahui.. yeah, setidaknya orang-orang yang g kenal gw seutuhnya mau ngeluangin waktunya buat ngasi selamat ke gw. Urutannya? Maaph gw lupa. Yang jelas, yang ngasi selamat pertama kali tuh Rhea selaku PMnya Zeev, Marietta Skeeter, Lulu, Irish dan entah siapa lagi gw kagak ngapalin. Disusul oleh kakak ipar g resminya chara yang gw buat, senior Mobb, lalu para keluarga musang dan nyaris semua member IH yang ada list Y!M gw (sebagian ada yg g bisa OL jadi kagak tau dah). Yeah, bahkan sang jendral juga ngucapin selamat ke gw. Sebagai PM dari chara yang mengidolokan chara si jendral mati-matian, entah kenapa gw malah nyengir-nyengir sendiri (argh, jadi rada lebay dah kalau dah kek gini). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Dan media terakhir adalah tilpun. Kenapa gw taro paling akhir? Karena yah jelas aja, media yang nyaris mustahil disentuh oleh para kolega gw. Apapun itu alasannya, terserah mereka lah. Gw g punya hak buat nuntut macem-macem kan? Mereka dah inget aja bagus, masa gw mu minta lebih? Dan orang yang nilpun gw saat itu adalah, sumpah gw g nyangka sama sekali, kagak setitikpun kepikiran dia bakal ngelakuin hal ini, Shinta, atau lebih dikenal sebagai PMnya Roxanne Raven Hale. Temen seangkatannya chara gw di Hufflepuff. Sesama BAMUS (bayi musang, nama panggilan ke angkatan gw yang tercipta tanpa sengaja). Sekitar jam 4an dia nilpun gw buat ngasi selamat. Dan tilpun ini g berlangsung selama sebentar (3,5 jam menurut pengakuan dari orangnya langsung). Parah. Baru kali itu gw tilpun-tilpunan selama itu sama orang. Palingan sama luthfi doang kalau pun pernah nilpun lama. Tapi, ya kagak selama sama si nta ituh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; text-indent: -18pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;-&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Owh iya, gw nyaris lupa. Secara langsung, face to face. Nyokap sama kakak gw. G ada lagi dah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 10pt 36pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Selebihnya, gw mu ngucapin makasi buat semua orang yang dah ngucapin selamat ultah ke gw dengan media apa pun yang telah kalian gunakan. Sumpah itu berarti banget buat gw. Setidaknya, keberadaan gw masih ada yang nganggep lah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Di luar itu, hari yang gw jalanin datar-datar aja. G ada yang beda dari hari biasanya. Temen kampus gw, satu pun g ada yang ngeh tuh. Lagi pula, g mungkin kan kalau gw tereak-tereak ke mereka kalau gw lagi ultah? Kagak banget dah sumpah. Err.. kecuali ada satu hal yang bikin gw nyengir. 134, yeah, bis gw menuju depok. Tu bis dateng g sampe lima menit gw berdiri nunggu. Padahal mah biasanya, ada kali sejam gw berdiri nungguin tuh benda biru putih. Hahaha, salah satu kado buat gw dari sang pencipta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Nah, terakhir gw mau OOT alias out of topic. Yeah walo masi ada sedikit hubungannya si. Di antara semua ucapan yang gw dapet, ada 1 ucapan yang formal parah or bisa dibilang sekedar basa-basi atau apalah itu namanya. Yeah, via 2 media, sms n status Y!M. ihiy ternyata tu anak masi marah sama gw. Ah serah dah. Dia si bilangnya kagak. Gw emang kagak peka or sensitive, tapi setidaknya gw bukan idiot. Yeah, tuh anak naro nih link blog di listnya, palingan dia entar juga baca. Yah, wajar aja sih. Sapa yang g marah kalau gw ngebatalin janji terus-terusan? Gw ngomong seenaknya ato ngelakuin hal yang narik urat dia berkali-kali. Wajar. Gw justru heran sama luthfi, della, obo or temen-temen gw yang lain yang dah tau semua minus parah di gw n tetep mau temenan sama gw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Yang bikin gw begah bin gatel tuh apa ya? Tau dah. Tak terungkap lewat kata-kata n tulisan. Sesuai keinginannya dah, toh dari dulu gw emang cuek n begajulan kagak jelas. Selalu seenaknya n kagak pernah bisa jaga perasaan orang. Palingan gw salah ngomong n ngebuat dia tersinggung. Ah biasalah, hal kecil buat gw. See.. gw orang paling jerk. Bikin satu dua orang ngedongkol sama gw tuh bukan hal besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Buat semua orang yang pernah ngedongkol gara-gara gw n g sengaja nemu nih blog, silakan maki-maki gw sampe kalian puas. Percobaan pembunuhan ke&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gw juga boleh. Toh gw g bakal bisa janji buat ngerubah diri gw yang emang dah jerk dari sananya. Percuma kan kalau gw janji dang w langgar lagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:Calibri;font-size:100%;"  &gt;Err.. selebihnya.. gw minta maaf. Gw tau, gw emang brengsek dan selalu seenaknya. Bukan orang yang bisa dipercaya, bukan orang yang pantes dapet title temen. Masih banyak orang yang jauh lebih baik dari gw. Jangan pundung gara-gara gw. Di luar sana, luka gara-gara gw, pasti bisa disembuhin sama si orang baik itu. benci permanen sama gw juga gapapa. Tapi, tolong, jangan sinis sama hidup Cuma gara-gara orang kek gw yang lo jadiin patokan. Dah sering gw bilang, gw brengsek, setan. Jangan pernah pikir gw bakal jadi malaikat. Lo punya kehidupan yang jauh lebih baik. Jangan sinis sama hidup. Gw percaya banyak orang yang perduli n sayang sama lo dan mereka bukan munafik kek gw.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-5808952924644082210?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/5808952924644082210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=5808952924644082210' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5808952924644082210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5808952924644082210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2008/09/17-going-18.html' title='17 going 18'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SMzefBL_WDI/AAAAAAAAAAM/x0Cxr-U5dpI/s72-c/1_977239180l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8493141364821267225.post-5218360450622236097</id><published>2008-06-03T20:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-03T20:50:54.444-07:00</updated><title type='text'>Blog k-3 gw</title><content type='html'>Hyaks, blog gw yg ke-3. Setelah yg 2 lagi terlantar tak terurus, mudah2an yg ini bs berjalan dengan sehat wal’afiat. Ada banyak factor yg ngebuat 2 pendahulu itu terlantar,,&lt;br /&gt;1.   Gw maleeeeeeeeessssss bgt kluar hum. Entah mengapa, mungkin sesuatu yg bernama rumah itu punya kekuatan yg sgt besar dalam mengikat gw.  Sampe2, wat bli makan aja gw malay. Gw bru mu kluar klu keadaan dah terdesak bgt, mis, perut gw dah sakit bgt saking laperny. Nah, itu baru gw rela kluar dri ‘istana’ gw. Lagipula, dulu warnet d daerah hum gw tu jauuuuuu bgt, kudu nake turun gunung, kluar masup utan n nyebrangin 3 sungai dlu bru bs nyampe (hwuaksss, over lebai gw ^ ^). Gile kan, k warung yg letaknya d sbelah rumah aja gw males, palagi k warnet yg sgitu jauhnya.&lt;br /&gt;2.   Gw bukan tipe orang yg jago ngatur uang, walhasil gw selalu cekak n sakaratul maut n jarang bs kluar dri jurang kemiskinan (yg gw captain sendokir). Jgnkan wat k warnet, jajan gery coklut yg gope’an aja kadang2 gw g mampu saking terpuruknya.&lt;br /&gt;3.   Gw males ngetiknya. Kmampuan gw ngetik mungkin setara nak klas 2 smp yg bru aja 1th knal kompu. Jih, parabangai kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,, trus knp gw bkin blog lg padahal gw dah nelantarin 2 blog sebelumnya dengan tidak beperike-blog-an?? Itu juga ada alesannya..&lt;br /&gt;1.   Gw baca blog temen gw, dmn dia ‘numpahin’ semua yg ada di otaknya k dalam bentuk tulisan. Yah, sbg org yg notabenenya doyan ikut2an, gw mulai tergoda wat bikin blog (lagi). Gw mu smua hal yg gw alamin tu bs gw ‘catet’ supaya suatu hri nanti klu gw gi iseng bs gw lukit2 lg.&lt;br /&gt;2.   Jarak dri hum gw yg skarang k warnet dah mulai manusiawi wat makhluk kaya gw. Jd, klewatan bgt dah klu gw smp msi malay k warnet.&lt;br /&gt;3.   Gw ikutan indohogwarts, sebuah game RPG yg berlatar hogwarts2 gt dah. Otomatis gw jd ‘rajin’ k warnet dun. Gila aj klu gw msi menunda2 untuk ngebuat blog (lagi).&lt;br /&gt;4.   Kondisi keuangan gw dah mulai membaik, semua hutang2 yg tlah gw ciptakan dgn biadabnya dah gw bumi hanguskan. Dan perasaan bahagia saat semua hutang gw lunas mungkin g bs djelasin dgn kata2, yg pasti, gw sennnneeeeeennnngggg bgt wkt bs nglunasin itu smua. Rasanya smua beban d pundak gw lenyap tak bersisa, hwahahahahaha…..&lt;br /&gt;5.   Gw bs ngetik d rokum n nge-save d plesdis n gw boyong k warnet dah spy lbh hemat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klu cma mu nulis kjadian2 penting, knp harus lewat blog??&lt;br /&gt;1.   Sesuatu yg berbentuk buku ato kompu rumah tuh g aman wat gw. Walopun kmungkinan kcil, kluarga gw bs bc tuh tulisan gw. Wat gw, mending org lain yg tau siapa gw sebenernya drpd kluarga sendiri.&lt;br /&gt;2.   Pengen tau tanggapan org2 soal kcacatan yg slalu gw lakuin dlm kseharian gw.&lt;br /&gt;Wat post ptama d blog k-3 gw mgkin ky gtu dlu kali yaks…&lt;br /&gt;Ox, see ya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8493141364821267225-5218360450622236097?l=zonaabuabu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/feeds/5218360450622236097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8493141364821267225&amp;postID=5218360450622236097' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5218360450622236097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8493141364821267225/posts/default/5218360450622236097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zonaabuabu.blogspot.com/2008/06/blog-k-3-gw.html' title='Blog k-3 gw'/><author><name>delayed CHAOS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14233366531134138305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_uW9l-zvPsg8/SlxDciG_iBI/AAAAAAAAACE/C35RIbKjKI8/S220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
